KUALA KURUN – Polres Gunung Mas melaksanakan rapat koordinasi (rakor) bersama Bank Himbara dan Perusahaan Besar Swasta (PBS) sektor kelapa sawit yang digelar di Aula Patriatama Polres Gunung Mas, Selasa (7/4/2026).
Rakor ini sebagai komitmen Polres Gunung Mas dalam mendukung agenda nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan yang berfokus pada penguatan sektor pertanian jagung sebagai bagian dari upaya mendukung program “Asta Cita” Presiden Republik Indonesia menuju swasembada pangan berkelanjutan.
Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo melalui Wakapolres Kompol Indras Purwoko menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga turut aktif mendorong kesejahteraan masyarakat melalui program strategis, termasuk ketahanan pangan.
“Kehadiran PBS sawit dalam Rakor ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam penyediaan lahan serta pendampingan kepada petani jagung di wilayah operasional perusahaan ,”ungkapnya.
Selain itu kata dia, pembahasan utama dalam rakor ini menitikberatkan pada integrasi potensi lahan yang luas di Kabupaten Gunung Mas dengan kemudahan akses permodalan bagi para petani.
“Komoditas jagung dipilih sebagai unggulan karena memiliki nilai ekonomis tinggi dan masa panen relatif singkat, sehingga dinilai mampu meningkatkan pendapatan petani dalam waktu yang lebih cepat,”bebernya.
Sementara itu, Kabag SDM Polres Gunung Mas, AKP Marolop Purba menyampaikan optimisme terhadap keberhasilan program tersebut. Ia menegaskan bahwa keterlibatan Polri merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah.
“Kolaborasi ini adalah wujud komitmen kami dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam memberikan motivasi dan kepastian bagi petani untuk terus produktif,” pungkasnya.
Ia menambahkan, pendampingan akan dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir dengan melibatkan Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek, mulai dari pengawalan distribusi sarana produksi hingga pemasaran hasil panen.
Dari sektor perbankan, Bank Himbara menyatakan kesiapan untuk mendukung melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang akan disosialisasikan secara bertahap kepada Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sistem penyaluran pembiayaan kepada kelompok tani agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, keterlibatan PBS sawit juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program. Perusahaan diharapkan dapat
mengoptimalkan lahan tidur maupun area kemitraan untuk ditanami jagung, sehingga tercipta ekosistem pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Rapat koordinasi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk segera menindaklanjuti hasil pembahasan melalui aksi nyata di lapangan.
Dengan sinergi yang kuat antara Polres Gunung Mas, pemerintah daerah, perbankan, dan sektor swasta, sektor jagung diharapkan mampu menjadi salah satu pilar ekonomi baru yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.(KI/red)
