KUALA KURUN – Satuan Samapta Polres Gunung Mas menggelar latihan rutin Pengendalian Massa (Dalmas) di Lapangan Tantya Sudhirajati, Markas Komando Polres Gunung Mas, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ratusan personel kepolisian tampak berbaris rapi dengan atribut lengkap, mengikuti setiap instruksi dalam simulasi pengamanan. Latihan tersebut dirancang untuk mengasah respons cepat serta kemampuan teknis anggota di lapangan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Gunung Mas, AKP A. Agung Gede Raka Sumiartha. Tidak hanya melibatkan personel Samapta, latihan Dalmas juga diikuti oleh seluruh personel dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polres Gunung Mas, sebagai bentuk penguatan sinergi internal.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kasat Samapta AKP A. Agung Gede Raka Sumiartha menegaskan bahwa latihan rutin ini merupakan instruksi langsung pimpinan guna memastikan seluruh personel selalu dalam kondisi siap siaga.
“Latihan rutin ini bertujuan agar setiap personel selalu dalam kondisi prima. Kami ingin menunjukkan bahwa Polres Gunung Mas siap hadir di tengah masyarakat dengan sikap profesional, humanis, namun tetap tegas dalam menjaga ketertiban umum,” ujarnya.
Ia menjelaskan, materi latihan Dalmas mencakup berbagai formasi, mulai dari teknik penggunaan tameng, penguraian massa, hingga koordinasi komando dalam situasi dinamis. Kedisiplinan dan kekompakan menjadi kunci utama agar setiap gerakan dapat dilakukan secara presisi dan sinkron.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan seluruh anggota Polri, tanpa memandang satuan, memiliki pemahaman serta keterampilan yang mumpuni dalam pengendalian massa,” bebernya.
Lebih lanjut disampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Gunung Mas dalam memberikan rasa aman maksimal bagi masyarakat di wilayah hukumnya.
Partisipasi lintas satuan dalam latihan tersebut juga mendapat apresiasi, karena mencerminkan kuatnya jiwa korsa dan tanggung jawab kolektif setiap personel Bhayangkara dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Selain itu, latihan ini juga menjadi sarana evaluasi bagi pimpinan untuk mengukur ketangkasan personel dalam penggunaan sarana dan prasarana dinas. Dengan dukungan peralatan yang terawat dan kemampuan yang terus diasah, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, profesional, dan efisien.(KI/red)
