Skip to content
1 Juni 2026
  • News
    • Economy
  • Berita Utama
  • Pemerintahan
    • Gunung Mas
    • Pemkab Gunung Mas
  • Legislatif
    • DPRD Gunung Mas
  • Polri
  • TNI
  • Contact
KALTENG ITAH

KALTENG ITAH

Cerdas, Informatif dan Berkualitas

Primary Menu
  • News
    • Economy
  • Berita Utama
  • Pemerintahan
    • Gunung Mas
    • Pemkab Gunung Mas
  • Legislatif
    • DPRD Gunung Mas
  • Polri
  • TNI
  • Contact
Watch
  • Home
  • Pemerintahan
  • Gunung Mas
  • Pemkab Gunung Mas Fokuskan Program Berkelanjutan untuk Cegah Stunting
  • Gunung Mas
  • PEMKAB GUNUNG MAS

Pemkab Gunung Mas Fokuskan Program Berkelanjutan untuk Cegah Stunting

Kontributor Kaltengitah.com 15 April 2026 3 minutes read
Pemkab Gunung Mas Fokuskan Program Berkelanjutan untuk Cegah Stunting

KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menyiapkan pelaksanaan intervensi serentak percepatan pencegahan dan penurunan stunting yang akan dimulai pada awal Juni 2026.

Langkah tersebut disampaikan Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P. Umbing, usai rapat internal Tim Percepatan, Pencegahan, dan Penurunan Stunting (TP3S) yang berlangsung di Ruang Kerja Kepala Bapperida Gunung Mas, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, pelaksanaan intervensi serentak ini merupakan tindak lanjut dari surat Kementerian Dalam Negeri yang mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat upaya pencegahan dan penurunan stunting, baik di tingkat rumah tangga maupun wilayah.

“Dari hasil rapat tadi, kita sepakat untuk melaksanakan intervensi serentak ini. Seluruh perangkat daerah sudah mulai mempersiapkan peran masing-masing, termasuk siapa melakukan apa, yang nantinya akan ditetapkan secara resmi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan gerakan tersebut akan dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Gunung Mas. Kegiatan akan diawali dengan kick off pada awal Juni, kemudian dilanjutkan dengan berbagai aksi yang bersifat berkelanjutan.

“Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berlanjut. Ada program yang memang berjalan lebih dari satu bulan, seperti penyediaan air bersih dan kegiatan lainnya yang sifatnya berkelanjutan,” jelasnya.

Sejumlah intervensi yang akan dilakukan meliputi penimbangan balita, edukasi kepada masyarakat, hingga intervensi spesifik seperti pemberian makanan tambahan, imunisasi, dan suplemen sesuai kebutuhan anak.

Selain itu, pemerintah juga akan memperkuat intervensi sensitif, seperti perbaikan sanitasi, penyediaan air bersih, pola asuh, program bedah rumah, hingga pemenuhan pangan bergizi.

Adapun sasaran utama program ini mencakup remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Pemerintah daerah juga mendorong optimalisasi program makan bergizi gratis yang akan didukung oleh 43 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (SPPG 3T) yang segera beroperasi.

“Kita juga menggerakkan seluruh stakeholder, termasuk orang tua asuh dan berbagai pihak lainnya, agar bersama-sama mempercepat penurunan stunting,” tambahnya.

Lebih lanjut, Efrensia menyampaikan bahwa salah satu penyebab utama stunting adalah anemia atau kekurangan darah, khususnya pada remaja putri. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini melalui pemeriksaan kesehatan dan pemberian tablet tambah darah.

Ia menekankan pentingnya penanganan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yakni sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Menurutnya, periode tersebut menjadi fase paling krusial dalam mencegah stunting.

“Peran ibu sangat besar, terutama dalam memastikan kecukupan gizi sejak masa kehamilan. Namun, peran ayah juga penting sebagai pendukung dalam keluarga,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga akan memperkuat komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat, khususnya kelompok sasaran, agar lebih memahami pentingnya pemenuhan gizi dan pola asuh yang tepat dalam mencegah stunting.

Sementara itu, Kepala Bapperida Gunung Mas, Yantrio Aulia, menyampaikan sejumlah hal penting dalam rapat tersebut. Di antaranya terkait gagasan penggunaan CSR dan dana desa untuk mendukung program pencegahan dan percepatan penurunan stunting, kendala pengisian web monitoring, serta berbagai langkah strategis lainnya.(KI/red)

Post navigation

Previous: Siap Hadapi Gangguan Kamtibmas, Polres Gunung Mas Intensifkan Latihan Dalmas
Next: Bidpropam Polda Kalteng Periksa Senpi dan Disiplin Personel di Polres Gunung Mas

Kategori

Arsip

Tags

Business cinema health sport Tech travel world

Semua Pos

Lima Bulan, Polres Gunung Mas Berhasil Selesaikan Lima Kasus Kejahatan Jalanan
  • Gunung Mas
  • Hukrim
  • Polri

Lima Bulan, Polres Gunung Mas Berhasil Selesaikan Lima Kasus Kejahatan Jalanan

Kontributor Kaltengitah.com 30 Mei 2026
Program MBG Polres Gunung Mas Jangkau 2.153 Penerima, Sasar Ibu Hamil hingga Balita
  • Polri

Program MBG Polres Gunung Mas Jangkau 2.153 Penerima, Sasar Ibu Hamil hingga Balita

Kontributor Kaltengitah.com 29 Mei 2026
Polres Gunung Mas Tingkatkan Pengawasan SPBU dan Antrean BBM
  • Polri

Polres Gunung Mas Tingkatkan Pengawasan SPBU dan Antrean BBM

Kontributor Kaltengitah.com 28 Mei 2026
Polisi Humanis Warnai Pengamanan Malam Hari Raya Idul Adha di Gunung Mas
  • Polri

Polisi Humanis Warnai Pengamanan Malam Hari Raya Idul Adha di Gunung Mas

Kontributor Kaltengitah.com 27 Mei 2026

Recent

  • Lima Bulan, Polres Gunung Mas Berhasil Selesaikan Lima Kasus Kejahatan Jalanan
  • Program MBG Polres Gunung Mas Jangkau 2.153 Penerima, Sasar Ibu Hamil hingga Balita
  • Polres Gunung Mas Tingkatkan Pengawasan SPBU dan Antrean BBM
  • Polisi Humanis Warnai Pengamanan Malam Hari Raya Idul Adha di Gunung Mas
  • Pamapta Polres Gunung Mas Sigap Tangani Kecelakaan Tunggal di Kuala Kurun
  • Pelarian Berakhir di Lokasi Tambang Emas, Pelaku Pembunuhan Dibekuk Polisi

Tags

  • News
  • Berita Utama
  • Pemerintahan
  • Legislatif
  • Polri
  • TNI
  • Contact
  • News
    • Economy
  • Berita Utama
  • Pemerintahan
    • Gunung Mas
    • Pemkab Gunung Mas
  • Legislatif
    • DPRD Gunung Mas
  • Polri
  • TNI
  • Contact
Copyright PT. KAHAYAN MEDIA UTAMA | MoreNews by AF themes.