KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gunung Mas Tahun 2027 yang dilaksanakan di Aula Kantor Bapperida Kabupaten Gunung Mas, Kamis (12/3/2026).
Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD merupakan forum strategis untuk menyelaraskan berbagai usulan pembangunan dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Melalui forum ini, pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan dapat merumuskan arah kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata di Kabupaten Gunung Mas.
“Musrenbang ini menjadi wadah untuk menyatukan berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Harapannya, seluruh program yang direncanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Gunung Mas,” ujarnya.
dia juga menyoroti dinamika geopolitik global, seperti konflik di Eropa Timur antara Rusia dan Ukraina serta ketegangan di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak pada harga minyak dunia.
Menurutnya, apabila harga minyak dunia bergerak jauh dari asumsi dalam APBN Tahun 2026 yang berada pada kisaran 70 dolar Amerika Serikat per barel, maka hal tersebut berpotensi menambah defisit APBN yang pada akhirnya dapat mempengaruhi besaran Transfer ke Daerah (TKD).
“Saya berharap kepada Bapak dan Ibu wakil rakyat di DPR RI, DPD RI, maupun DPRD Provinsi Kalimantan Tengah agar dapat memberikan dukungan serta informasi terkait berbagai program pembangunan yang dapat diakses oleh Pemerintah Kabupaten Gunung Mas guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa setiap usulan dan masukan dari masyarakat, lembaga, maupun para pemangku kepentingan merupakan hal yang sangat penting dan akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan pembangunan daerah.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh peserta Musrenbang dapat memberikan masukan dan saran yang konstruktif sehingga penyusunan RKPD Tahun 2027 dapat berjalan optimal dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah maupun nasional.(KI/red)
