KUALA KURUN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Republik Indonesia yang dijalankan Polres Gunung Mas melalui Yayasan Kemala Bhayangkari dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Presisi di Desa Tumbang Empas, Kecamatan Mihing Raya, menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang dua bulan terakhir.
Program yang dipimpin Kepala SPPG Hendrika Ronaldo bersama Ahli Gizi Kesi tersebut berhasil meningkatkan jumlah penerima manfaat secara signifikan, sekaligus memperluas cakupan pelayanan gizi bagi anak-anak sekolah hingga kelompok rentan di wilayah Kecamatan Mihing Raya.
Melalui pendistribusian makanan sehat dan suplemen bergizi, program ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat serta menekan angka stunting secara efektif.
Berdasarkan data yang dihimpun, pada April 2026 SPPG Kemala Presisi melayani sebanyak 1.822 penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD hingga SMK.
Rincian penerima manfaat meliputi SMKN 1 Mihing Raya sebanyak 169 siswa, SMPN 1 Mihing Raya 273 siswa, SDN 1 Kampuri 201 siswa, SDN 2 Kampuri 156 siswa, SDN Rangan Tate 182 siswa, SDN Ripi 46 siswa, TK Dharma Wanita Rangan Tate 48 anak, TK Tunas Harapan Ripi 26 anak.
Selain itu, TK Sambelum Kampuri 35 anak, Paud Terpadu Negeri Kampuri 113 anak, Lukan Jaya Tumbang Danau 30 anak, SDN Tumbang Danau 98 siswa, SMPN Negeri Satap Mihing Raya 123 siswa, TK PGRI Dahian Tambuk 81 anak, dan SDN Dahian Tambuk 240 siswa.
Memasuki Mei 2026, jumlah penerima manfaat meningkat tajam hingga mencapai 2.153 orang. Kenaikan tersebut dipicu perluasan sasaran program kepada kelompok rentan B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Dalam program tersebut, tercatat sebanyak 49 ibu menyusui, 29 ibu hamil, dan 305 balita turut menerima bantuan makanan bergizi secara gratis.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kabag Ops AKP Nurheriyanto Hidayat menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pelaksana yang telah bekerja maksimal dalam menjalankan program tersebut.
“Peningkatan jumlah penerima manfaat hingga mencapai 2.153 orang pada Mei 2026 menjadi bukti nyata bahwa kehadiran SPPG Kemala Presisi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami berkomitmen menjaga konsistensi dan mutu pelayanan agar kebutuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya. Jumat (29/5/2026).
Ia menegaskan, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari sinergi antara kepolisian, dinas pendidikan, serta tenaga kesehatan puskesmas setempat dalam melakukan pengawasan dan pendampingan secara berkala.
Selain itu, tim ahli juga rutin melakukan pemantauan status antropometri atau pengukuran fisik anak guna mengukur efektivitas program pemberian makanan tambahan (PMT) dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Gunung Mas. (KI/red)
