KUALA KURUN — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Gunung Mas. Tidak hanya membantu pemenuhan gizi anak sekolah, program ini juga dinilai mampu meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera.
Berdasarkan laporan terbaru Satgas MBG Kabupaten Gunung Mas, dukungan masyarakat terhadap keberlanjutan program tersebut terus meningkat. Antusiasme terlihat dari para orang tua siswa yang merasa sangat terbantu dengan adanya penyediaan makan bergizi gratis di sekolah.
Mayoritas penerima manfaat berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah. Kehadiran program MBG dinilai mampu mengurangi pengeluaran harian rumah tangga, khususnya untuk kebutuhan konsumsi anak saat bersekolah.
Tim Satgas MBG mengungkapkan, banyak keluarga kini dapat mengalihkan sebagian anggaran konsumsi harian untuk kebutuhan penting lainnya.
Selain itu, program ini juga membawa perubahan pada pola aktivitas keluarga sehari-hari.
Para orang tua, khususnya ibu rumah tangga, tidak lagi terbebani rutinitas menyiapkan bekal setiap pagi. Penggunaan uang jajan anak pun mulai diatur lebih bijak oleh masing-masing keluarga.
Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, program MBG saat ini diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu guna memastikan setiap anak memperoleh akses gizi yang layak dan mendukung tumbuh kembang optimal.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kabag Ops AKP Nurheriyanto Hidayat menegaskan bahwa Polri mendukung penuh pengawasan serta kelancaran pelaksanaan program agar tepat sasaran.
“Program MBG ini benar-benar memberikan dampak nyata di tengah masyarakat. Sesuai arahan pusat, fokus utama memang diarahkan kepada keluarga kurang mampu sebagai prioritas penerima guna memastikan asas keadilan sosial terpenuhi,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Hasil survei internal Tim Satgas MBG di tiga wilayah perkotaan Kabupaten Gunung Mas menunjukkan lebih dari 80 persen keluarga berpenghasilan rendah mendukung agar program tersebut terus dilanjutkan.
Para orang tua mengaku merasa lebih tenang karena anak-anak mereka dipastikan mendapatkan asupan protein dan nutrisi yang cukup selama berada di sekolah.
Jaminan pemenuhan gizi itu menjadi salah satu alasan utama tingginya dukungan masyarakat terhadap program pemerintah tersebut.(KI/red)
