KUALA KURUN – Jajaran Polres Gunung Mas melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa patroli untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif di titik-titik keramaian dan pusat ekonomi, Selasa (24/3/2026).
Langkah preventif ini diambil memantau aktivitas masyarakat di area publik pasca libur panjang. Personel kepolisian dikerahkan untuk memantau langsung dinamika di lapangan guna mencegah potensi tindak kriminalitas seperti pencurian, penjambretan, maupun gangguan ketertiban umum lainnya.
Patroli ini menyasar sejumlah lokasi strategis yang menjadi pusat perputaran uang dan interaksi warga di Kota Kuala Kurun. Berdasarkan pantaun di lapangan, terdapat dua lokasi utama yang menjadi fokus pengamanan yakni, petugas melakukan koordinasi dengan satuan pengamanan (Satpam) internal bank di Jalan Sangkurun untuk memastikan sistem keamanan berfungsi optimal dan memberikan rasa nyaman bagi nasabah yang mulai memadati bank pasca libur lebaran.
Kemudian, personel kepolisian berjalan kaki menyusuri lorong pasar di Jalan Sangkurun untuk berdialog langsung dengan para pedagang dan pengunjung, sekaligus mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap barang bawaan berharga.
Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo melalui Pamapta II Polres Gunung Mas, IPDA Sumber Nadi, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah wujud pelayanan prima untuk menjaga tren positif keamanan di wilayah Kabupaten Gunung Mas.
“Kegiatan KRYD ini merupakan instruksi langsung pimpinan untuk menjamin bahwa situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Gunung Mas tetap terkendali pasca perayaan Idul Fitri 1447 H. Kami ingin memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal tanpa ada rasa khawatir akan gangguan keamanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Selain pengawasan fisik, kami juga mengedepankan pendekatan humanis melalui dialog dengan warga. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui layanan call center Polri di 110 jika menemukan hal-hal yang mencurigakan. Sinergi antara polisi dan warga adalah kunci utama keamanan daerah.”bebernya. (KI/red)
