KUALA KURUN – Polsek Kahayan Hulu Utara (Kahut), Polres Gunung Mas, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat di Kelurahan Tumbang Miri, Sabtu (1/8/2026.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri bersama Perum Bulog dalam menyukseskan program pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus mempermudah masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau.
Pada kegiatan tersebut, Polsek Kahut menyalurkan 125 kilogram beras SPHP yang dikemas dalam 25 karung berukuran masing-masing 5 kilogram. Seluruh stok beras habis terjual kepada 15 warga Kelurahan Tumbang Miri yang datang membeli selama pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Pupita Dewi melalui Kapolsek Kahayan Hulu Utara, Iptu Muhammad Fajar Sidiq mengatakanb bahwa, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga beras.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami membantu mendekatkan penyaluran beras SPHP kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat khususnya di Kecamatan Kahayan Hulu Utara dapat memperoleh akses pangan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga beras,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan Polri dalam penyaluran beras SPHP merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan pokok. Selain mendukung kelancaran distribusi, personel Polsek Kahut juga membangun komunikasi yang humanis dengan warga selama kegiatan berlangsung.
Program penyaluran beras SPHP melalui jajaran Polri di Kabupaten Gunung Mas merupakan hasil sinergi antara Polri dan Perum Bulog dalam mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan. Pelaksanaannya dijadwalkan berlangsung mulai Juli hingga Desember 2026 di seluruh wilayah Kabupaten Gunung Mas.
Beras SPHP menjadi salah satu instrumen pemerintah yang dijalankan Perum Bulog untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran.
Melalui kolaborasi dengan Polri, distribusi beras diperluas hingga ke tingkat kecamatan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. (KI/red)