KUALA KURUN – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Gunung Mas ke-24, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gunung Mas menggelar Lomba Video Reels bertema “Ekonomi Tumbuh, Gunung Mas Mandiri”. Kegiatan ini bertujuan mendorong partisipasi masyarakat dalam mempromosikan potensi daerah melalui konten kreatif di media sosial.
Lomba yang terbuka untuk masyarakat umum tersebut mengangkat terkait dengan UMKM, Budaya Lokal, dan Wisata, peserta diharapkan mampu menampilkan berbagai keunggulan yang dimiliki Kabupaten Gunung Mas secara menarik, informatif, dan inspiratif.
Ketua PWI Gunung Mas, Arham Said, mengatakan bahwa penyelenggaraan lomba video reels ini merupakan bentuk dukungan terhadap promosi daerah sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan platform digital untuk memperkenalkan potensi lokal.
“Melalui lomba ini, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih kreatif dalam mengangkat potensi Gunung Mas. Baik itu produk UMKM, kekayaan budaya lokal, maupun destinasi wisata yang menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya, Sabtu, (6/6/2026).
Menurutnya, perkembangan media sosial saat ini menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk ikut berperan dalam mempromosikan daerah. Melalui karya-karya kreatif, potensi Kabupaten Gunung Mas dapat dikenal lebih luas hingga ke tingkat nasional.
Terkait dengan UMKM, peserta dapat menampilkan berbagai usaha lokal yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sementara itu pada Budaya Lokal, peserta didorong untuk mengangkat tradisi, seni, adat istiadat, serta berbagai kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Gunung Mas.
Selain itu, untuk Wisata peserta memperkenalkan keindahan alam, objek wisata, serta destinasi unggulan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Gunung Mas.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Saleh, berharap lomba ini dapat menjadi sarana promosi yang efektif dalam memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga dan cinta masyarakat terhadap Kabupaten Gunung Mas.
“Peserta diwajibkan membuat video reels yang orisinal, sesuai dengan tema, dan mengunggahnya melalui media sosial pribadi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia. Karya terbaik akan mendapatkan hadiah jutaan rupiah serta penghargaan menarik lainnya,” jelas dia.
Ia menambahkan, lomba ini merupakan momentum yang tepat untuk mengajak masyarakat turut berpartisipasi dalam mempromosikan perkembangan ekonomi, potensi wisata, dan kekayaan budaya daerah melalui karya digital yang kreatif dan berkualitas.
Untuk peserta yang ingin mengikuti lomba wajib memenuhi beberapa persyaratan, di antaranya, membuat video reels mengangkat wisata, budaya lokal, UMKM dan lainnya, dengan durasi video maksimal 90 detik, konten harus orisinal dan belum pernah dipublikasikan Video diunggah melalui akun pribadi TikTok, Instagram, atau Facebook periode pengumpulan karya: 15–18 Juni 2026.
Melalui kegiatan ini, ia berharap peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunung Mas ke-24 tidak hanya menjadi ajang perayaan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat promosi daerah dan mendorong kemajuan ekonomi berbasis potensi lokal.
“Melalui kreativitas masyarakat, kami ingin menunjukkan bahwa Gunung Mas memiliki banyak potensi yang layak dikenal lebih luas. Semoga kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi untuk bersama-sama membangun daerah yang mandiri, maju, dan berdaya saing,” tutupnya.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai mekanisme dan persyaratan lomba dapat memindai barcode yang tertera pada poster resmi yang telah dibagikan melalui media sosial PWI Gunung Mas.(KI/red)
