KUALA KURUN – Ribuan masyarakat antusias menghadiri pembukaan Pesta Pasar Rakyat dan Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) Tahun 2026 yang digelar di Stadion Mini Kuala Kurun, Senin (15/6/2026) malam.
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Gunung Mas tersebut berlangsung meriah dan menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai wilayah.
Selain menyuguhkan hiburan dan pelestarian budaya lokal, festival ini juga menjadi wadah pengembangan ekonomi kreatif melalui pasar rakyat yang menampilkan beragam produk unggulan daerah.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, aparat gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gunung Mas diterjunkan ke lokasi.
Sebanyak 62 personel Polres Gunung Mas dari berbagai satuan fungsi dikerahkan untuk melaksanakan pengamanan bersama unsur terkait. Pengamanan dilakukan sejak sore hari sebelum acara resmi dibuka.
Seluruh personel gabungan terlebih dahulu mengikuti apel pengecekan guna memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta pembagian tugas pengamanan di setiap titik yang telah ditentukan.
Apel pengecekan yang berlangsung pukul 16.30 WIB dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Gunung Mas, AKP A. Agung Gede Raka Sumiartha. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional, humanis, dan tetap mengedepankan kewaspadaan.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Briefing terkait pola pengamanan dan rekayasa arus lalu lintas. Arahan teknis disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Gunung Mas, Iptu Eko Erry Setiawan, bersama Ipda Abner yang mewakili Kabag Ops Polres Gunung Mas, AKP Nurheriyanto Hidayat, selaku koordinator pengamanan.
Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Kasat Samapta AKP A. Agung Gede Raka Sumiartha, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan agenda budaya dan ekonomi masyarakat.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian pembukaan Festival Budaya Mihing Manasa berjalan aman, tertib, dan kondusif. Arahan Bapak Kapolres sangat jelas, yakni mengedepankan langkah preventif serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat agar mereka merasa nyaman merayakan hari jadi kabupaten yang kita cintai ini,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).
Di lapangan, sinergi antarlembaga terlihat solid. Petugas gabungan mengatur arus masuk pengunjung dan kendaraan di sekitar lokasi acara serta mengarahkan masyarakat ke area parkir yang telah disediakan guna mencegah kemacetan di jalur utama Kota Kuala Kurun.
Berkat kerja sama yang baik antara TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, serta dukungan masyarakat yang hadir, pembukaan Pesta Pasar Rakyat dan Festival Budaya Mihing Manasa Tahun 2026 berlangsung aman, lancar, dan sukses tanpa kendala berarti. (KI/red).
