KUALA KURUN – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gunung Mas menggelar turnamen e-sports Mobile Legends Bang Bang (MLBB) yang berlangsung di Aula Patria Tama Polres setempat, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakapolres Gunung Mas Kompol Indras Purwoko mewakili Kapolres AKBP Heru Eko Wibowo, turut hadir jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gunung Mas serta dewan juri dari Pengurus Kabupaten E-Sports Indonesia (ESI) Gunung Mas.
Turnamen yang digelar selama dua hari, 12–13 Juni 2026 ini diikuti oleh 17 tim dari kalangan generasi muda Kabupaten Gunung Mas. Masing-masing tim terdiri dari 6 hingga 7 pemain yang akan bersaing memperebutkan gelar juara dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Sebelum pertandingan dimulai, seluruh peserta mengikuti deklarasi Pemuda dan Kamtibmas. Dalam deklarasi tersebut, para peserta menyatakan komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menaati aturan kompetisi, serta menolak segala bentuk perjudian online dan penyalahgunaan narkoba.
Dalam sambutan Kapolres Gunung Mas yang dibacakan oleh Wakapolres, disampaikan bahwa turnamen ini merupakan wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di bidang e-sports sekaligus mengembangkan kemampuan strategi dan kerja sama tim.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang bermain gim, tetapi sarana untuk mengasah kemampuan, membangun kerja sama, dan menumbuhkan sportivitas di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Polres Gunung Mas juga menekankan pentingnya mengarahkan potensi generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam perilaku negatif di tengah pesatnya perkembangan dunia digital.
Melalui kegiatan ini, Polres Gunung Mas bersama ESI Gunung Mas berharap dapat melahirkan bibit-bibit atlet e-sports berbakat yang mampu berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Selain itu, turnamen ini juga menanamkan nilai integritas dalam kompetisi. Para peserta diingatkan bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan, melainkan juga menjaga kejujuran, disiplin, dan mempererat persaudaraan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan diawasi oleh tim juri dari ESI Gunung Mas untuk memastikan pertandingan berjalan sesuai aturan. Setelah pembukaan, kegiatan sempat dihentikan sementara untuk menghormati waktu ibadah sebelum dilanjutkan ke babak penyisihan. (KI/red).
