KUALA KURUN – Personel Polres Gunung Mas (Gumas) menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan kerja bakti massal atau korve di Gereja GKE Estomihi, Jalan Temanggung Panji, Kelurahan Kurun, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta nyaman bagi masyarakat.
Aksi sosial ini juga menjadi tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tahun 2026. Meski berlangsung di tengah bulan suci Ramadan, semangat para personel Polres Gunung Mas untuk mengabdi kepada masyarakat tetap tinggi.
Wakapolres Gunung Mas, Kompol Indras Purwoko, memimpin langsung apel pengecekan personel sebelum kegiatan dimulai. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan semangat.
“Kegiatan Program Indonesia ASRI ini merupakan amanat Presiden RI yang wajib kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Meskipun sebagian besar personel sedang menjalankan ibadah puasa, hal ini bukan alasan untuk bermalas-malasan. Justru semangat pengabdian harus tetap membara,” ujar Kompol Indras Purwoko, Sabtu (14/3/2026).


Ia menjelaskan, pemilihan rumah ibadah sebagai lokasi kerja bakti bertujuan agar manfaat kegiatan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Dalam pelaksanaannya, personel dibagi ke dalam beberapa ploting area kerja untuk memastikan kegiatan pembersihan berjalan efektif. Area yang menjadi sasaran meliputi halaman depan gereja dengan fokus pada penataan pintu masuk utama agar terlihat lebih rapi dan indah.
Selanjutnya, pembersihan juga dilakukan di area samping kiri dan kanan gereja dengan kegiatan membersihkan drainase serta memotong rumput liar.
Sementara itu, di bagian dalam gereja, personel melakukan pembersihan debu dan penataan bangku jemaat agar lebih nyaman digunakan saat beribadah.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, program ini juga memiliki tujuan jangka panjang, antara lain mengurangi limbah sampah di area publik, menata lingkungan agar lebih asri dan indah dipandang, menciptakan lingkungan sehat bagi masyarakat sekitar, serta mengedukasi warga tentang pentingnya budaya gotong royong.
Menutup arahannya, dia Gunung Mas mengingatkan agar kegiatan kerja bakti ini dimaknai sebagai bentuk ibadah dan dilakukan dengan penuh keikhlasan. Ia juga menginstruksikan agar setiap personel ke depannya membawa peralatan kerja secara mandiri guna menunjang efisiensi kegiatan.
“Saya berharap rekan-rekan mengikuti kegiatan ini dengan ikhlas. Ini sudah menjadi jadwal rutin kita. Ke depannya mari lebih siap dengan membawa alat kerja minimal sapu dan pisau kecil agar hasil yang dicapai lebih maksimal bagi masyarakat,” tutupnya. (KI/red)
