KUALA KURUN – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Gunung Mas melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang digelar di Aula Bhayangkari Polres Gunung Mas, Jumat (6/3/2026).
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo didampingi Wakapolres Kompol Indras Purwoko. Kegiatan ini turut dihadiri unsur TNI, jajaran Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, perwakilan Kementerian Agama, otoritas bandara, hingga lembaga adat Batamad.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa Polres Gunung Mas akan mendirikan tiga Pos Pelayanan strategis guna mengawal arus mudik dan arus balik Lebaran. Pos tersebut akan ditempatkan di Taman Kota Kuala Kurun, Pos Sepang, dan Pos Manuhing.
Sebanyak 49 personel Polri akan disiagakan di pos-pos tersebut dengan dukungan personel TNI serta instansi terkait lainnya.
“Sesuai arahan pimpinan, kami harus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Di setiap pos nantinya akan tersedia tenaga medis serta fasilitas bantuan teknis, seperti alat pengisi tekanan angin ban bagi pengendara yang membutuhkan. Intinya, kita bekerja bersama demi kelancaran ibadah dan mudik Lebaran,” ujarnya.
Selain itu, Polres Gunung Mas juga menghadirkan terobosan layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik. Warga dapat menitipkan kendaraannya di halaman Mapolres Gunung Mas guna menghindari risiko pencurian selama ditinggal bepergian.
Sementara itu, Bupati Gunung Mas melalui Staf Ahli menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif Polri dalam mempersiapkan pengamanan Hari Raya Idul Fitri. Pemerintah Kabupaten Gunung Mas berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan pengamanan melalui sinergi bersama Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan dalam Operasi Ketupat Telabang 2026.
Di sisi lain, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gunung Mas juga telah menyiagakan tim darurat untuk memantau kondisi infrastruktur jalan, baik jalan nasional maupun provinsi. Pemantauan difokuskan pada sejumlah jalur rawan, khususnya jalur menuju wilayah hulu dari Miri ke Napoi, guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.
Kabagops Polres Gunung Mas AKP Nurheriyanto Hidayat menjelaskan bahwa Operasi Terpusat Ketupat Telabang 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
“Tujuan utama operasi ini adalah menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Kami mengedepankan langkah-langkah preventif agar angka kriminalitas maupun kecelakaan lalu lintas dapat ditekan selama perayaan Idul Fitri,” jelasnya.
Menutup kegiatan tersebut, Kapolres Gunung Mas menegaskan komitmennya untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat.
“Kami akan bekerja maksimal untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan rangkaian ibadah Idul Fitri dengan khidmat, aman, dan nyaman. Kami juga mengharapkan dukungan serta kolaborasi dari seluruh lapisan masyarakat agar situasi di Kabupaten Gunung Mas tetap kondusif hingga seluruh rangkaian hari raya selesai,” tutupnya.(red)
